Nda132 : Dari Hati

Bismillah,,

Di pagi ini insyallah berjanji bakal mulai nulis lagi,,walaupun mungkin hanya curahan hati atau mungkin berkta-kata ria…

🙂

Karena saya nyadar ternyata sangatlah tidak mudah untuk menulis…

Memulai TA dengan sesuatu yang baru dan menyenangkan tetaplah tidak bisa memaksa saya dapat menulis,,so mari belajar menulis,,,hehehe

“Memang jangan cuma jadi sarjana ‘sastra’ teknik telekomunikasi, tapi tanpa menulis kamu tidak akan dapat menyampaikan seberapa berliannya ide yang kamu miliki” – kata-kata yang didapet dari dosen pembimbing yang sudah membuat saya ‘terpaksa’ menulis 2 paper 😀

Hari ini, tanggal 28 Desember 2008, esok, 29 desember 2008 = 1 Muharram 1430. Suatu hari pertama di tahun hijriah 1430.

Dan ketika kau bertanya padaku, apa arti dari tahun baru. Bagiku tak ada yang istimewa dari setiap pergntian tahun, tak ada yng harus dirayakan, tapi seharusnya ini adalah sebuah momen untuk bersyukur bahwa kita masih dapat melalui tahun kemarin, dan seharusnya kita banyak2 merenung dan istighfar atas semua kesalahan kita di tahun yang telah lampau. Baca entri selengkapnya »

Click to view my Personality Profile page

Sebenernya dah lama pengen nulis nih, tapi belom sempet..jadi mo copy dulu aj dari salah satu milis…

1. JadilahJagung, Jangan JambuMonyet.
Jagung membungkus bijinya yang banyak,sedangkan jambu monyet memamerkan
bijinya yang cuma satu-satunya.
Artinya : Jangan suka pamer (apalagi yang dipamerin bagian yang Jambu
Monyet pamerin)

2. Jadilah pohon Pisang.
Pohon pisang kalau berbuah hanya sekali, lalu mati.
Artinya : Kesetiaan dalam pernikahan.

3 . Jadilah Duren, jangan kedondong
Walaupun luarnya penuh kulit yang tajam, tetapi dalamnya lembut dan
manis. hmmmm, beda dengan kedondong,luarnya mulus, rasanya agak asem
dan di dalamnya ada biji yang berduri.
Artinya : Don’t Judge a Book by The Cover.. jangan menilai orang
dariLuarnya saja.

4. Jadilah bengkoang.
Walaupun hidup dalam kompos sampah, tetapi umbinya isinya putih bersih.
Artinya : Jagalah hati jangan kau nodai.

5. Jadilah Tandan Pete, bukan Tandan Rambutan
Tandan pete membagi makanan sama rata ke biji petenya, semua seimbang,
tidak seperti rambutan.. ada yang kecil ada yang gede.
Artinya : Selalu adil dalam bersikap.

6. Jadilah Cabe.
Makin tua makin pedas.
Artinya : Makin tua makin bijaksana.

7. Jadilah Buah Manggis
Bisa ditebak isinya dari pantat buahnya
Artinya : Jangan Munafik

8. Tapi jangan jadi Buah Jeruk
karena kata Joshua “jeruk makan jeruk”
Artinya: jangan menyukai sesama jenismu, walaupun di Amerika Serikat
sekarang ini sudah diperbolehkan pernikahan sesama jenis ^_^

Ada seekor monyet nangkring di pucuk pohon kelapa. Dia nggak sadar lagi diintip sama tiga angin gede. Angin Topan, Tornado sama Bahorok. Tiga angin itu rupanya pada ngomongin, siapa yang bisa paling cepet jatuhin si monyet dari pohon kelapa. Angin Topan bilang, dia cuma perlu waktu 45 detik. Angin Tornado nggak mau kalah, 30 detik. Angin Bahorok senyum ngeledek, 15 detik juga jatuh tuh monyet. Akhirnya satu persatu ketiga angin itu maju. Angin Topan duluan, dia tiup sekenceng-kencengny a, Wuuusss…. Merasa ada angin gede datang, si monyet langsung megang batang pohon kelapa. Dia pegang sekuat-kuatmya. Beberapa menit lewat, nggak jatuh-jatuh tuh monyet. Angin Topan pun nyerah. Giliran Angin Tornado. Wuuusss… Wuuusss… Dia tiup sekenceng-kencengny a. Ngga jatuh juga tuh monyet. Angin Tornado nyerah. Terakhir, angin Bahorok. Lebih kenceng lagi dia tiup. Wuuuss… Wuuuss… Wuuuss… Si monyet malah makin kenceng pegangannya. Nggak jatuh-jatuh. Ketiga angin gede itu akhirnya ngakuin, si monyet memang jagoan. Tangguh. Daya tahannya luar biasa. Ngga lama, datang angin Sepoi-Sepoi. Dia bilang mau ikutan jatuhin si monyet. Diketawain sama tiga angin itu. Yang gede aja nggak bisa, apalagi yang kecil. Nggak banyak omong, angin Sepoi-Sepoi langsung niup ubun-ubun si monyet. Psssss… Enak banget. Adem… Seger… Riyep-riyep matanya si monyet. Nggak lama ketiduran dia. Lepas pegangannya. Jatuh tuh si monyet. *Yah apapun itu, ternyata tidak boleh membuat kita lemah dan terlena… 🙂

Hidup adalah masalah pilihan
Memilih untuk bahgia atau sengsara
Memilih untuk dipulihkan atau untuk menyimpan kepahitan
Memilih untuk mengampuni atau untuk mendendam

Hidup adalah masalah pilihan
Kebahagiaan semu bisa kau dapatkan, yang sejati tak jauh dari jangkauan
Cinta kasih juga bisa kau miliki, namun dendam dan amarah juga bisa kau alami
Persahabatan nan indah bukan impian, pengkhianatan dan kepahitan mungkin kau dapati

Hidup adalah masalah pilihan
Mengenai bagaimana kau menjalani hidup
Mengenai bagaimana kau menghabiskan seluruh waktu
Mengenai bagaimana kau mencapai impian
Dan mengenai bagaimana kau memandang kehidupan

Ada yang menganggap kehidupan sebagai angin yang berhembus
Banyak yang datang dan pergi
Tak dapat ditebak dan tak dapat diselami

Ada pula yang menganggap kehidupan sebagai medan peperangan
Dimana ia harus berjuang tanpa henti
Tanpa kedamaian di hati

Sementara yang lain menganggap kehidupan sebagai kutuk dari Yang Mahakuasa
Hidup tak lagi berarti bagi dirinya
Ratap takpernah jauh dari mulutnya
Air mata mengalir siang dan malam, sebab hanya duka nestapa yang ada

Namun…
Orang yang berbahagia menganggap kehidupan sebagai suatu emas yang mulia
Harta nan sangat berharga
Anugrah ilahi yang tak tertandingi

Dijalaninya hidup dengan asa dan impian
berjalan dalam jalan Sang Pencipta
Berserah sepenuhnya
Melangkah setapak demi setapak
Sampai didapatinya mahkota kemuliaan

Hidup adalah masalah pilihan
Yang mana yang akan kau pilih?

Tanyalah pada dirmu sendiri
Dan jalani hidupmu..

Setelah berbulan-bulan kau mengerjakannya…
Setelah berlelah-lelah kau menyelesaikannya
Setelah semua yang lainnya kau korbankan hanya demi hal tersebuut…
Setelah begitu banyak yang telah kau lakukan…
SEMUANYA SIA-SIA…
ya itu semua sia-sia…
Jika dan hanya jika kau merasa dan yakin bahwa semua itu sia-sia

Tapi yakinlah
Ketika kau menganggap semua ini tak sia-sia
Maka itu semua takkan ada yang sia-sia
Yakinlah bahwa ada banyak hal yang telah kau dapat
Yakinlah bahwa Allah melihat semua usahamu, semua kerja kerasmu
Yakinlah bahwa ini semua adalah bagian dari proses pembelajaran dalam hidupmu
Yakinlah akan hal itu…
Maka….
semua ini takkan sia-sia

*ditulis ketika merasa sia-sia telah melakukan suatu hal yang sangat menyita waktu dan perhatian. Yah semoga semua ini memang takkan sia-sia. Dan ternyata semua ini mengajarkanku banyak hal; kekuatan, keikhlasan, kemauan, kerja keras, kebersamaan, dan terutama pembelajaran serta massih banyak yang lain.
Untuk semua panitia PLO-terutama tim materi PLO, tetep semangat ya!! ^^

7:34 PM 5/21/2008

Hari ini? Entahlah, seperti ad sesuatu pelajaran, tapi sampai saat ini aq asih belum mengerti, apa itu.
Ceritanya gini. Pagi2 sekitar jam 9an aq ngantuk dan karena ujian baru jam 4, maka tidurlah aq. Dan siang2 gitu, ternyata ngimpi aneh….
Crita dilanjutkan dengan aq ke kampus sekitar jam1/2 2an. Nah waktu berangkat, cuma grimis-grimis aj, tapi…begitu turun dari angkot, subhanallah, hujan turun dengan derasnya ditambah angin. Udah gitu mana aq pake rok putih pula, jadilah rokq basah plus ada bercak2 tanah, untung ad pinjeman. Dan kemudian, ujianpun dimulai pukul4, uhfh…soalnya….ya udahlah ya…yang penting udah selesai.
Cerita belum berakhir, trus aq ketempat temenq buat ngambil soal, ternyata, udah sampe sana soalnya g ad. ya sudahlah aq pulang. Nah sebelum pulang, aq pengen beli empek2 nih critanya. Eh mpe di sana ad yang beli banyak bgt, jadilah aq mesti nunggu mpe 1/2 jam, mana orang yang dateng setelah aq dapet duluan lagi…uh…sabar….Nah trus waktu aq mo bayar, ternyata g ad kembaliannya, dan….aq yang suruh nyari sendiri kembaliannya.T_T.
Sampai di asrama, waktu aq mo makan empek2nya, kan nyuci piring dulu nih critanya, dan ketika aq balik ke tempat dimana aq naruh empek2nya, ternyata….oh..betapa malang nasibq, emepk2ny udah ga ad, dimakan ma kucing…T_T…yah emang bukan rejekinya kali ya…
Itu deh sepenggal kisah hari ini…belum ngerti juga apa pelajaran didalamnya selain harus bersabar dan berhati-hati….
Ya mungkin hanya kejadian-kejadian kecil, tapi adakah salahnya memikirkan haikmah dari setiap hal?
Ad yang mo komen?
Yah semoga hujan hari ini, akan dapat memunculkan pelangi di esok hari. amin.

Pekerjaan yang paling sulit dilakukan ? Ada ya ?… apakah itu ?

Pekerjaan itu adalah berbuat sesuatu dengan ikhlas. Ya benar-benar ikhlas tanpa mengharap yang lain selain Allah. Mungkin kita sering berkata, ikhlas ko ikhlas, tapi mungkin kita bahkan tal pernah tau apakah kita benar2 ikhlas?

Ya…ada kejadian yang membuatku menyadari semua ini. Kaderisasi, Kaderisasi STEI 2007. Ceritanya aq kan jadi panitia , jadi tim materi. Qta tim materi sudah mempersiapkan segalanya dari awal. Kaderisasi ini disusun untuk jangka waktu 1 semester atau seenggaknya 3 bulan. Baru aj pertemuan ke 2 (kalo g salah), kaderisasi di-cut. dan ga tau bagaimana nasibnya kemudian. Seketika, ketika aq tau hal itu, aq kecewa, sebel, sedih, dan merasa ga guna. Seolah semua yang telah aq lakukan itu sia-sia. Yah pokonya ngomel sendiri lah waktu itu.

Tapi seketika aq sadar, kok kayak gini ya ???? apa ini berarti aq belum ikhlas menjalankan semuanya ? ap selama ini aq mngeharapkan sesuatu yang emang selain Allah? apa……?

yah…ternyata sulit banget untuk ikhlas.

Btw sebenernya dulu juga pernah mengalami hal yang hampir sama. Ceritanya ketika itu, aq masih SMA. Di suatu unit ekstra kurikuler, aq dan beberapa orang temenku, yang waktu itu menjabat kepengurusan, disuruh mengadakan suatu kegiatan oleh pembina kami, dan beliau mengatakan susun saja, nanti ajukan ke saya kalau sudah hampir jadi. Kami pun menyusun acara tersebut sedemikian rupa, dan pokoknya waktu itu tinggal beberapa hal kecil saja yang kurang. Lalu, oleh sang ketua, diajukanlah rancangan acara kami itu kepada pembina kami. Dan ternyata beliau menge-cutnya dalam waktu ya sekitar 10 menit lah. Bayangkan…kami telah menyusun itu semua berhari-hari, dan di-cut dalam waktu 10 menit, yang itu berarti kami harus menyusun ulang semuanya dari awal kembali…..

Yah itu berarti latihan ikhlas juga kan?

Btw nyambung ga sih? ya gitu deh….

Sebenernya buat ngingetin lagi sih, apakah kita selama ini telah benar2 ikhlas melaksanakan sesuatu?

Bacalah dengan hati

Monday, May 05, 2008

7:18 PM

Sahabat…

di jalan ini kita bersama

di jalan yang penuh duri ini

di jalan perjuangan ini

ya…jalan menuju Dia

Dia yang menciptakan semua yang ada ini…

Sahabat…

Ketika kau merasa begitu berat

ketika kau merasa begitu lelah

hingga kau merasa kau sudah tak sanggup lagi..

jangan pernah menyerah

jangan pernah kau berhenti

jangan pernah kau merasa ingin pergi dari sini

jangan pernah..sahabat….

Dan tetaplah disini bersama kami…..

sahabat….

ketika kau merasa sendiri..

bahkan ketika kau merasa bahwa tak seorangpun peduli padamu

padahal begitu berat beban yang kau emban…

jangan pernah merasa sedih

ada Dia yang selalu ada untukmu

ada aku, kami disini…. meski jarak memisahkan kita…

dan ketika kau merasa kami pun tak peduli padamu…

tegur kami, ingatkan kami sahabatku…

ingatkan kami untuk tetap menjaga ukhuwah ini di jalan ini

Sahabatku.

maukah kau berjanji padaku?

untuk bersama-sama menjaga ukhuwah ini?

yah walaupun aku tak benar-benar yakin apa itu ukhuwah…

masih adakah itu sekarang?….

entahlah sahabatku…..

aku merasa….

(ah.. mungkin itu semua hanya perasaanku saja)

itu semua tlah menghilang…

ya…

tak ku temui lagi senyum tulus itu

tak ku temui lagi hangat sapa itu

tak ku temui lagi erat peluk itu

tak ku temui lagi berbagi hati kita

tak ku temui lagi semua itu… sahabatku..

benarkah?? apakah kau merasakannya pula???

benarkah itu semua telah hilang???

apakah kita telah disibukkan oleh amanah-amanah kita?

seolah kita telah menanggung beban yang begitu berat?

hingga untuk memberikan sebuah senyuman tulus kepada saudaranya pun tak bisa???

benarkah seperti itu???

sahabat….

jujur, aku tak ingin melalui jalan ini sendiri

aku takkan sanggup….

aku takkan pernah bisa…sahabatku…

pun aku tak ingin kau lalui jalan ini sendiri pula…

sahabat….

maukah kita kembalikan semua itu bersama-sama??

bersediakah kau (dan aku tentunya) ?

kita sebarkan senyuman tulus itu lagi ???

kita sebarkan hangat sapa itu lagi???

meski beban amanah tlah menumpuk di punggung ini??

dan bukan senyum palsu…senyum sekadarnya…sapa seucapnya….

ya… tapi senyum , sapa… dari hati ini….

sahabat….

kau tau? betapa berharganya engkau…

kau tau? betapa Dia sendiri yang telah memilih kita?

kau tau? betapa dibalik ini semua ada yang menanti kita?

Sahabat…

Aku ingin kita bersama…

lalui jalan ini….

hingga pada saatnya nanti…

hingga akhirnya kita bertemu dengan-Nya….

(from your sister)


  • Tidak ada
  • reza Bagus H.: Assalamu’alaikum,, M'f Mbak, aku mw cari temen yang kul di itb. Mbak bisa bantu nggak?? kalau bisa,tolong balas ke email aku ya... trima k
  • rosi: Welcome back, frai-dei.. ^^ kayaknya aku ketularan semangatnya nih.... makasih ya...
  • Syafiq: ikutan ngelink blognya ya...:)

Kategori